Pemkab Mojokerto Batal Izinkan Pejabat Gunakan Mobdin untuk Mudik

Pemkab Mojokerto Batal Izinkan Pejabat Gunakan Mobdin untuk Mudik Pemkab Mojokerto membatalkan kebijakan memberi izin kepada pejabat eselon II dan III menggunakan mobil dinas (Mobdin) untuk mudik lebaran. Kebijakan ini ditarik setelah adanya Surat Edaran dari Menpan-RB dan KPK.

Wakil Bupati Mojokerto Pungkasiadi mengatakan, pembatalan kebijakan tersebut menyusul adanya Surat Edaran (SE) dari Menpan RB dan KPK. Ia mengaku baru hari ini menerima surat tersebut.

“Secara garis besar (isi surat) ada 3. Tidak boleh menambah cuti libur lebaran karena sudah panjang. Dilarang menggunakan fasilitas dinas, juga kendaraan dinas, tak boleh pejabat mendapatkan gratifikasi, tak boleh diwewehi (dikirimi barang, red),” kata Pungkasiadi kepada wartawan di kantor Bupati Mojokerto, Kamis (7/6/2018).Sebelumnya Wabup Pungkasiadi menyatakan memberi izin kepada para pejabat eselon II dan III menggunakan mobdin untuk mudik lebaran. Namun ada syaratnya. Saat itu ia mengatakan bahan bakar, perawatan maupun perbaikan kendaraan selama untuk mudik ditanggung sendiri oleh ASN. ASN juga dilarang menggunakan anggaran negara untuk keperluan tersebut.

Pungkasiadi pun berdalih membuat kebijakan tersebut lantaran belum ada perintah tegas dari pemerintah pusat terkait mobdin. Tetapi dengan adanya surat edaran tersebut, maka Pungkasiadi membatalkan kebijakan sebelumnya.

“Kemarin saya sampaikan begitu (mengizinkan mobdin untuk mudik, red). Karena belum ada perintah tegas, lagian para pejabat sini mudiknya tak ada yang jauh. Namun ini sudah ada perintah dari Menpan dan KPK tetap kami laksanakan,” terangnya.
Pungkasiadi menambahkan, surat imbauan ke seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Mojokerto terkait larangan menggunakan mobdin akan disebarkan pada hari Jumat (8/6/2018). Namun ia belum menentukan bentuk sanksi jika ada pejabat yang nekat menggunakan mobdin untuk mudik lebaran.

“Sanksinya belum terpikirkan, yang penting kami larang dulu,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *