Mi Ayam Bayar Seikhlasnya di Lotte Mart Fatmawati, Tiada Kasir

Jika kalian jalur- jalan ke lantai dasar Lotte Mart Fatmawati, Jakarta Selatan, kalian hendak mengalami salah satu tempat makan yang istimewa. Namanya Restoran Mi Ayam Marta. Bukan pertanyaan perasaan rasa ataupun atmosfer restoran, melainkan hal beri uang.

Owner Mi Ayam Marta, Berkat Zulfikar tidak mematok harga buat tiap jatah persembahan yang ia jual. Berlainan dari bidang usaha kuliner mayoritas, Berkat Zulfikar mengajak penyantap mi ayamnya buat bersedekah.” Beri uang seikhlasnya. Silakan langsung masukkan ke kotak kebaikan. Tidak terdapat kasa,” begitu tercatat di pemberitahuan restoran.

Berkat Zulfikar berkata terkini 5 hari kelakuan sosial makan mi ayam beri uang seikhlasnya diunggah di alat sosial.” Langsung viral,” tutur adam 26 tahun ini. Buah pikiran mi ayam beri uang seikhlasnya ini, bagi Berkat Zulfikar, berasal dikala endemi Covid- 19. Terdapat seseorang konsumen yang tiba tetapi cuma sanggup melunasi ala kadarnya duit di kantornya. Semenjak itu, Berkat mengizinkan wisatawan makan serta beri uang seikhlasnya.

Berkat Zulfikar meneruskan, sehabis itu wisatawan yang beberapa besar juru mudi ojek daring, mereka yang terkini di- PHK, serta warga ekonomi lemas tiba ke restorannya.” Sering- kali mereka memohon dibungkus buat dibawa kembali biar dapat dikonsumsi bersama anak serta istrinya,” tutur Berkat.

Mi Ayam Marta mempunyai jatah yang lumayan banyak. Mi ayam dihidangkan terpisah dari kuah kaldu yang bertabur daun bawang. Komplit dengan keripik pangsit yang renyah. Mi ayam ini nikmat dimakan ketika panas.

Owner upaya kuliner Mi Ayam Marta beri uang seikhlasnya, Berkat Zulfikar bersama bunda, Marta. Gambar: Antaranews

Ada pula duit yang terkumpul di kotak kebaikan Mi Ayam Marta, bagi Berkat Zulfikar, hendak disumbangkan buat pembedayaan ibu- ibu kepala keluarga. Berkat tidak berawal dari keluarga terletak. Ia berlatih dari kesusahan yang dialami dikala kecil serta berupaya supaya bisa berguna buat orang lain.

” Sebab aku anak tunggal dari orang berumur tunggal,” tutur Berkat Zulfikar. Julukan Marta pada mi ayam didapat dari julukan ibunya yang saat ini berumur 55 tahun. Di era sulit, Berkat sempat membeli sebagian ayam buat dikonsumsi sepanjang 2 hari. Ia pula menolong ibunya berdagang di area Gulungan Meter dekat tahun 2016- 2017.

Pertanyaan berbisnis, apakah Berkat tidak mempertimbangkan profit?” Aku mau jadi kapitalis yang bergengsi,” tutur ia.

Tidak hanya bidang usaha kuliner Mi Ayam Marta, Berkat Zulfikar memiliki Restoran Korea Nami Grill serta Gudeg Marta. Ia pula jadi agen daging serta gula merah.

Bila mau makan Mi Ayam Marta sekalian bersedekah, Kamu bisa bertamu ke Lotte Mart Fatmawati, Cipete, Jakarta Selatan. Posisinya tidak jauh dari Stasiun MRT Cipete.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *