Kedahsyatan Skuat Juventus Lini Per Lini ,Mengulasnya

Kedahsyatan Skuat Juventus Lini Per Lini ,Mengulasnya – Juventus baru saja mengonfirmasikan perekrutan bek sentral 19 th. Belanda Matthijs de Ligt dari Ajax Amsterdam. Ini menjadi penegasan Juventus sangat siap bersaing di musim 2019-2020, terlebih di kancah Eropa.

Kedahsyatan Skuat Juventus Lini Per Lini ,Mengulasnya

Juventus udah laksanakan sejumlah perbaikan untuk menyambut musim baru nanti. Maurizio Sarri diangkat sebagai pelatih menggantikan Massimiliano Allegri. Sederet amunisi anyar memiliki kwalitas pun udah diboyong ke Turin.

Sebelum de Ligt, Juventus terlebih dahulu merekrut Aaron Ramsey, Luca Pellegrini, Adrien Rabiot dan Merih Demiral musim panas ini. Kiper veteran dan mantan kapten Gianlugi Buffon terhitung lagi ke Juventus sehabis cuma satu musim memperkuat PSG di Prancis.

Alhasil, Juventus miliki kedalaman skuat yang mengagumkan, terlebih di lini belakang. Ini dapat menjadi modal mereka untuk bersaing di kancah domestik maupun Eropa.

Gianluigi Buffon sebetulnya udah lagi ke Turin, tetapi Wojciech Szczesny dapat senantiasa menjadi pilihan pertama. Namun, Mattia Perin dihadapkan pada suasana yang tidak mudah.

Perin pun menjadi pilihan ketiga. Hal ini kabarnya sebabkan dia gerah. Benfica disebut-sebut siap menampung Perin, tetapi sejauh ini belum ada kesepakatan.

Sementara itu, Buffon takkan otomatis lagi ke posisi utama di bawah mistar maupun kapten La Vecchia Signora. Kiper 41 th. Italia itu pun menyadarinya.

“Saya cuma mendambakan sedikit menopang tim. Sudah benar terkecuali kiper utama Szczesny memakai no 1, dan untuk posisi kapten kita miliki pemain hebat seperti Giorgio Chiellini,” kata Buffon.

“Saya tidak ada di sini cuma untuk mendapat sedikit peluang tampil, Juventus miliki hierarki yang jelas, dan saya dapat menegaskan bahwa saya siap mengambil setiap peluang yang datang,” tegasnya.

Bergabungnya Matthijs de Ligt sebabkan lini belakang Juventus tambah solid. Kemampuannya udah terbukti.

Usianya sebetulnya tetap muda, tetapi dia udah dipercaya menjadi kapten Ajax. Dia bek tangguh, terhitung mencetak gol urgent yang mempunyai Ajax menghalau Juventus di perempat final Liga Champions 2018/19.

Dia bisa berpasangan bersama dengan Giorgio Chiellini di jantung pertahanan. Sebagai pelapis, Sarri tetap miliki Leonardo Bonucci, Daniele Rugani dan Mehri Demiral.

Sarri adalah pelatih yang kerap mengandalkan bek-bek sayapnya untuk menopang serangan. Di posisi ini, dia miliki beberapa pilihan. Ada Alex Sandro dan rekrutan baru Luca Pellegrini di kiri, dan juga Joao Cancelo dan Mattia De Sciglio di segi satunya.

Cancelo miliki potensi untuk menjadi tidak benar satu bek kanan paling baik di Serie A. Sementara itu, Sandro dipercayai bisa menjadi lebih baik di tangan Sarri.

Meski berstatus rekrutan baru, Adrien Rabiot dan Aaron Ramsey miliki kualitas yang dibutuhkan untuk segera menembus tim ini. Mereka pun dipercayai tidak dapat susah untuk menjalin kerja sama bersama dengan Miralem Pjanic di lini sedang Bianconeri.

Pjanic adalah pemain kunci di lini sedang sejak gabung dari Roma pada 2016, dan dapat senantiasa seperti itu meski Juventus udah berganti pelatih.

Rabiot miliki kualitas fisik dan skill untuk menjadi gelandang box-to-box yang dinamis. Sementara itu, Ramsey adalah pemain bersama dengan kapasitas mumpuni untuk menjembatani lini ke-2 dan lini serang, terhitung bisa mencetak gol maupun assist.

Blaise Matuidi, Emre Can, Rodrigo Betancur dan Sami Khedira adalah para pelapis yang bisa diandalkan.

Sarri miliki banyak penyerang sayap dan penyerang sedang yang bisa dipilihnya.

Federico Bernardeschi dan Douglas Costa mungkin dapat menjadiBandar Bola pilihan utama di sektor penyerang sayap. Sepakbola Sarri membutuhkan penyerang sayap bersama dengan kecepatan dan permainan dinamis seperti Costa.

Bagaimana bersama dengan Paulo Dybala? Posisi aslinya sebetulnya lebih ke tengah, tetapi dia wajib bisa beradaptasi terkecuali tak mendambakan kemampuannya terbuang sia-sia.

Di posisi ujung tombak, Cristiano Ronaldo adalah pilihan yang tak terbantahkan. Big game player sepertinya, terhitung tidak benar satu pesepakbola paling baik didalam sejarah, adalah pemain penting yang tak bisa ditinggalkan.

Alternatif-alternatif pilihan lainnya terhitung Mario Mandzukic, Moise Kean dan Gonzalo Higuain (yang lagi usai dipinjamkan ke Chelsea). Higuain besar mungkin dapat dilego ke klub lain, tetapi kala ini dia tetap berstatus pemain Bianconeri.

Jika Neymar menjadi bergabung, seperti yang gencar di informasikan belakangan ini, Juventus dapat miliki skuat yang jauh lebih mentereng.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *