Ini buat Marcus Rashford Mantap Membela Manchester United ,Dua Legenda

Ini buat Marcus Rashford Mantap Membela Manchester United ,Dua Legenda – Sebuah pernyataan dibikin oleh Marcus Rashford. Ia mengakui bahwa ia mantap berhimpun bersama dengan Manchester United karena Kedatangan dua sosok legenda mereka, Paul Scholes dan David Beckham.

Ini buat Marcus Rashford Mantap Membela Manchester United ,Dua Legenda

Striker berusia 22 tahun itu merupakan pemain jebolan akademi Manchester United. Ia pertama kali diorbitkan ke tim utama United terhadap tahun 2016 silam di bawah komando Louis van Gaal.

Tiga tahun berselang, nasib Rashford amat berubah. Sang striker kini udah menjadi pemain kunci di lini serang Manchester United.

Rashford mengakui bahwa ia memadai terperanjat lihat perkembangan karirnya didalam tiga tahun terakhir. “Situasi ini sedikit luar biasa, namun aku menjadi ini sebatas bagian berasal dari perkembangan saya,” beber Rashford kepada ESPN.

Banyak Tawaran

Rashford membeberkan bahwa sementara ia masih kecil, ia memperoleh banyak tawaran berasal dari klub-klub top Inggris. Namun ia udah memahami sejak awal bahwa ia cuma menginginkan bermain untuk Manchester United.

“Sebelum aku datang ke United, ada banyak klub yang memberi tambahan tawaran kepada saya. Ibu aku tidak amat memahami sepakbola, namun kami sekeluarga menunjang United.”

“Kakak aku yang mengidentifikasikan mana akademi yang bagus dan mana akademi yang jelek, agar keputusan paling akhir berada di saya, yaitu klub mana yang aku cintai dan menginginkan aku perkuat?”

“Ketika aku datang ke United, semua nya amat sempurna. Saya memperoleh semua yang aku menginginkan sebagai seorang anak kecil dan itulah awal karir saya.”

Dua Inspirasi

Rashford juga mengakui bahwa ada sosok dua legenda Pasang Bolayang membuatnya mantap berhimpun bersama dengan United dan bekerja keras untuk menembus tim utama.

“Ketika aku masih kecil, aku selalu lihat pemain layaknya Beckham dan Scholes berada di dinding klub. Itu memberi tambahan determinasi bagi aku setiap kali aku berlatih, karena aku menginginkan berada di level mereka.”

“Saya memahami mereka ada di segi lain berasal dari area latihan kami dan mereka bekerja keras siang dan malam. Saya kadang-kadang menonton pertandingan mereka di akhir pekan. Pada sementara itu aku seakan berada jauh berasal dari mereka namun di sementara sejalan aku juga menjadi dekat.” ia menandaskan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *