Dodol Betawi

Jenang memanglah bukan santapan asli Betawi, tetapi di Jakarta, populer dengan salah satu dodolnya yang bernama jenang betawi. Dari bidang bentuk, bisa jadi jenang betawi nampak kurang menarik. Rupanya yang gelap kecokelatan kurang mengundang hasrat, tetapi tidak dengan rasanya yang bermacam- macam ialah ketan putih, ketan gelap, serta durian. Jenang betawi tidaklah santapan yang dapat diperoleh tiap hari. Kehadirannya cuma pada dikala Ramadhan, Idul Fitri, Idul Adha, ataupun pada pesta- pesta khas Betawi.

Jenang betawi jadi santapan khas Betawi yang sangat dikejar oleh mereka yang tidak bermukim di Jakarta, umumnya para pekerja yang ditugaskan ke luar kota serta bertepatan kota tujuannya itu merupakan Jakarta. Jenang betawi dipromosikan dengan harga yang beraneka ragam, tetapi mengarah besar. Perihal itu diakibatkan oleh cara pembuatan jenang yang tidak gampang, tidak sesaat, serta memerukan daya ekstra buat mengaduknya. Sebab perihal itu pula jenang betawi tidak dapat terbuat oleh asal- asalan orang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *