Diduga Terlibat Aborsi, Dokter di Palembang Dituntut 6 Tahun Bui

Diduga Terlibat Aborsi, Dokter di Palembang Dituntut 6 Tahun Bui Dokter Wim Ghazali, yang diduga terlibat tindakan aborsi mahasiswi di Palembang, Sumatera Selatan dituntut 6 th. penjara. Jaksa juga menuntut izin praktik Wim dicabut.

“Menyatakan terdakwa dokter Wim Ghazali terbukti secara sah dan meyakinkan melaksanakan tindak pidana percobaan aborsi sesuai Pasal ke dua 77 A Udang-undang Nomor 35 Tahun 2014 mengenai Perlindungan Anak juncto Pasal 53 Ayat (1) KUHP. Menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa selama 6 th. dan dikurangi selama terdakwa merintis era tahanan,” kata jaksa Purnama di PN Palembang, Sumsel Kamis (9/8/2018).Jaksa juga perlihatkan beberapa hal yang memberatkan kelakuan terdakwa. Perbuatan terdakwa dinilai tidak sesuai dengan sumpah kode etik dokter dan dapat berisiko terhadap kematian.

Selain itu, selama persidangan Wim disebut sudah mengakui melaksanakan praktik dokter sejak th. 1972. Dia juga disebut sudah kerap bersua pasien aborsi dan sudah tak ingat kembali berapa kali melaksanakan praktik aborsi.Untuk diketahui, dokter Wim ditangkap Polda Sumsel, Rabu (6/12/2017) lalu selagi akan melaksanakan aborsi di tempat praktiknya di Jalan Jenderal Sudirman, Palembang. Selain Wim, polisi turut mengamankan seorang mahasiswi yang selagi itu disebut akan menggugurkan kandungannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *