Berharap Kembali Melatih di Indonesia ,Milan Petrovic

Berharap Kembali Melatih di Indonesia ,Milan Petrovic – Milan Petrovic mengutarakan keinginannya untuk melanjutkan karirnya di sepak bola Indonesia. Pelatih yang menanggulangi Badak Lampung pada Shopee Liga 1 musim 2019 ini mengaku udah telanjur jatuh cinta pada sepak bola Indonesia.

Berharap Kembali Melatih di Indonesia ,Milan Petrovic

“Saya mendambakan lagi melatih di Indonesia pada musim 2020,” ucap Milan, pada Bola.net.

“Saya telanjur cinta dengan sepak bola di sini. Saya tetap mendambakan untuk meneruskan perjalanan di Indonesia pada musim depan,” sambung pelatih berpaspor Serbia ini.

Menurut Milan, tersedia sejumlah perihal yang membuatnya jatuh cinta pada sepak bola Indonesia. Salah satunya, sambungnya, adalah nuansaDaftar Idn Poker kompetitif yang tidak ditemuinya sejauh ini.

“Saya senang dengan Liga 1. Ini adalah persaingan yang benar-benar mengandalkan kecepatan dan kekuatan. Saya termasuk benar-benar senang dengan nuansa big match yang tersedia di persaingan ini,” tutur Milan.

“Inilah yang menyebabkan saya tetap mendambakan jadi bagian berasal dari Liga 1 pada musim 2020,” imbuhnya.

Milan sendiri pada musim 2019 menanggulangi tim debutan, Badak Lampung. Masuk di tengah musim, pelatih yang pernah menanggulangi Arema FC berikut bisa membuat perubahan paras permainan Laskar Saburai, julukan Badak Lampung. Namun, ia senantiasa tak bisa menyelamatkan Badak Lampung berasal dari jerat degradasi.

Tak Trauma

Sementara itu, walau pada musim pada mulanya gagal mempunyai timnya selamat berasal dari degradasi, Milan mengaku tak trauma. lepas berasal dari kegagalannya tersebut, ia mengaku udah banyak menyebabkan perubahan di Badak Lampung.

“Menurut saya, saya udah menyebabkan cara besar musim lalu,” tegas Milan.

“Dengan pemain-pemain berasal dari Liga 2 dan Liga 3, termasuk dengan pemain-pemain yang tidak pernah main di klub sebelumnya, kami terus merawat peluang untuk selamat hingga pengujung musim,” sambungnya,

Milan pun mengaku IDN Poker Onlinepenampilan anak asuhnya tak buruk-buruk amat. Bahkan, pelatih berusia 58 th. berikut menilai bahwa timnya kerap memperlihatkan penampilan ciamik.

“Selain itu, seperti disaat menanggulangi Arema lalu, saya banyak memberi pemain muda peluang bermain. Saya bersyukur sejumlah pemain muda berikut berkembang,” ia menandaskan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *