Arsenal Catat Rekor Kandang Terburuk dalam 60 Tahun Terakhir ,Dipermalukan Chelsea

Arsenal Catat Rekor Kandang Terburuk dalam 60 Tahun Terakhir ,Dipermalukan Chelsea – Arsenal mencatat rekor buruk usai dipermalukan sesama tim London, Chelsea dengan skor 1-2 didalam laga sambungan Premier League 2019-20 di Emirates Stadium, Minggu (30/12/2019).

Arsenal Catat Rekor Kandang Terburuk dalam 60 Tahun Terakhir ,Dipermalukan Chelsea

Arsenal sejatinya sempat unggul terlebih dahulu berkat gol Pierre-Emerick Aubameyang terhadap menit ke-13. Bahkan keunggulan ini bertahan hingga menit ke-82.

Namun kemenangan di depan mata Arsenal mesti buyar setelah Chelsea mencetak dua gol didalam rentang empat menit, tiap-tiap lewat aksi Jorginho dan Tammy Abraham.

Catatan Buruk Arsenal

Dilansir penyediaSlots Online Indonesia statistik Opta, kekalahan atas Chelsea rupanya membawa dampak Arsenal mencatatkan rekor terburuk sejak Desember 1959 silam.

The Gunners kini menelan empat kekalahan kandang secara beruntun didalam seluruh kompetisi, pertama kali sejak 60 tahun silam.

Sejak 14 November hingga 26 Desember 1959 silam, Arsenal kalah beruntun di kandang, tiap-tiap atas West Ham, West Brom, Burnley, dan Luton Town.

Sementara itu, terhadap musim ini Arsenal Arsenal tetap kalah didalam empat laga kandang sejak 29 November hingga 29 Desember, tiap-tiap berasal dari Eintracht Frankfurt, Brighton, Manchester City, dan Chelsea.

Awal Kurang Menggembirakan Arteta

Arsenal sejatinya sudah berupaya IDN Poker Onlinememperbaiki nasib mereka musim ini dengan memecat Unai Emery berasal dari kursi manajer. Freddie Ljubgberg sempat menjadi pengganti untuk sementara.

Eks kapten klub, Mikel Arteta pun lantas ditunjuk menjadi manajer tetap yang baru. Sayang Arteta hingga kini belum dapat mempersembakan kemenangan.

Sebelum kekalahan melawan Chelsea, didalam laga debutnya terhadap Boxing Day kemarin Arteta cuma dapat mempunyai Arsenal menggapai hasil imbang di markas Bournemouth.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *