Alasan Unpad Beri Predikat Cum Laude Disertasi Aher Soal Citarum

Alasan Unpad Beri Predikat Cum Laude Disertasi Aher Soal Citarum Alasan Unpad Beri Predikat Cum Laude Disertasi Aher Soal Citarum
Universitas Padjadjaran memberikan gelar Doktor Ilmu Manajemen dengan predikat cum laude kepada Ahmad Heryawan yang mengambil disertasi model berkelanjutan bisnis di DAS Citarum. Ia dinilai memiliki kapasitas secara akademik dan pemerintahan.

Sidang promosi doktor untuk Ahmad Heryawan (Aher) ini berlangsung di Graha Sanusi Unpad di Jalan Dipatiukur, Kota Bandung, Rabu (9/5/2018). Sidang terbuka ini dipimpin langsung oleh Rektor Unpad Tri Hanggono dan penguji lainnya.

Ketua Tim Penguji Tri Hanggono mengatakan memberikan predikat cum laude kepada Aher karena memiliki nilai akademik baik selama mengikuti perkuliahan di Unpad. Disertasi yang dipaparkan dalam sidang promosi doktor hari ini juga memenuhi standar predikat cum laude.

“Hasil ujian sejak mata kuliah, beliau memiliki nilai yang baik, lalu hasil ujian disertasi, hasil ujian hari ini baik. Jadi secara akademik, nilai ujiannya sudah memenuhi standar akademik untuk cumlaude,” kata Hanggono usai sidang terbuka.

Menurutnya pertimbangan memberikan predikat cum laude khususnya bagi pejabat publik, tidak hanya dilihat dari sisi akademiknya saja. Namun, sambung dia, ditinjau juga dari perannya di lembaga atau instansi yang dipimpin.

“Sebab orotitas saya memberikan clum laude atau tidak hanya basisnya akademik. Khusus untuk para pejabat bisa saja, nilai IPK 4,0 tapi tidak saya berikan predikat clum laude. Ada hal yang harus memberikan maslahat istilahnya begitu,” jelas dia

“Pak Aher ini secara kelembagaan pemerintahan sudah memberikan kekuatan lebih besar dengan memberikan andil lahirnya Pepres tentang citarum, ini keberpihakan luar biasa,” menambahkan.

Dia menuturkan secara umum penelitian Aher ini menekankan kepada nilai air yang bisa mempengaruhi perilaku bisnis khususnya di DAS Citarum. Bagaimana ke depannya pemimpin bisa mengelola bisnis yang ramah terhadap lingkungan di DAS Citarum.

“Contoh, kalau cost lebih banyak diutamakan kepada aspek lain, atau menurunkan cost terhadap pengelolaan limbah, pengelolaan air, mungkin secara performen baik. Tapi jangka panjang air ini jadi resources bisnis juga,” kata Tri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *